Kursus AWS Advanced Networking Specialty

Kursus AWS Advanced Networking terstruktur tentang desain, routing VPC, konektivitas hibrid, layanan edge, keamanan dan operasi, dengan soal.

Tingkat: AWS Certified Advanced Networking - Specialty (ANS-C01) Kesulitan: advanced 5 pelajaran 60 mnt
Kemajuan kursus 0 / 5
Kembali ke kursus

Yang akan Anda pelajari

  • Menjelaskan desain jaringan.
  • Menjelaskan routing VPC.
  • Menjelaskan konektivitas hibrid.
  • Menjelaskan layanan edge.
  • Menjelaskan keamanan dan operasi.

Sebelum mulai

  • Disarankan pengetahuan jaringan AWS kuat.
  • Pengalaman VPC, VPN, Direct Connect, DNS membantu.
  • Sertifikasi AWS Associate atau pengalaman setara membantu.

Pelajaran 1 Desain dan Arsitektur Jaringan

Transit Gateway jadi hub, VPC sharing berbagi subnet, PrivateLink ekspos layanan. Gateway Load Balancer arahkan appliance, VPC Lattice hubungkan layanan. Route 53 Resolver sambungkan DNS lokal, Outposts perluas AWS. Desain sesuai skala, keamanan, biaya, batas operasional. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: perusahaan besar memakai Transit Gateway, PrivateLink untuk layanan bersama, VPC Lattice untuk kontrol trafik antar layanan.

Pelajaran 2 Routing dan Segmentasi VPC

Route table arahkan setiap subnet, internet gateway akses publik, NAT akses keluar. VPC peering sambung tanpa routing transitif. Prefix list kelompokkan CIDR, network ACL saring tanpa state. Segmentasi lapisan publik dan privat. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tier web memakai subnet publik dengan internet gateway, tier database subnet privat dengan NAT dan route table terpisah.

Pelajaran 3 Konektivitas Hibrid dan DNS

Direct Connect beri tautan privat, Direct Connect Gateway sambung VPC. Site-to-Site VPN buat tunnel IPsec, virtual private gateway hentikan VPN, BGP tukar rute. Client VPN sambung pengguna, VPN CloudHub hubungkan cabang. Route 53 Resolver sambung DNS. Pilih berdasarkan latensi, bandwidth, biaya, keandalan. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: perusahaan memakai Direct Connect untuk produksi, Site-to-Site VPN sebagai cadangan, dan Route 53 Resolver untuk DNS internal.

Pelajaran 4 Layanan Edge dan Pengiriman Konten

CloudFront cache di edge, signed URL lindungi konten. Origin failover pindah ke origin cadangan. Route 53 beri latency, weighted, geolocation, failover. Global Accelerator optimalkan TCP/UDP, WAF saring HTTP. Gabungkan layanan ini untuk pengguna global. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: situs media memakai CloudFront dengan signed URL, Route 53 failover routing, dan Global Accelerator untuk performa global.

Pelajaran 5 Keamanan dan Operasi Jaringan

Security group, network ACL, Network Firewall lindungi lapisan. WAF dan Shield Advanced pertahan aplikasi. Flow Logs dan Traffic Mirroring amati trafik. Firewall Manager sentralkan kebijakan. Reachability Analyzer uji jalur, Network Manager visualkan. Gunakan monitoring, konfigurasi, respons otomatis. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tim memakai Flow Logs, Reachability Analyzer, Network Access Analyzer, dan Firewall Manager untuk deteksi masalah dan konsistensi kebijakan.