Dasar Azure Data DP-900

Kursus Azure DP-900 terstruktur tentang konsep data, data relasional dan non-relasional, analitik, visualisasi, dan tata kelola, dengan soal.

Tingkat: Microsoft Azure Data Fundamentals (DP-900) Kesulitan: beginner 5 pelajaran 60 mnt
Kemajuan kursus 0 / 5
Kembali ke kursus

Yang akan Anda pelajari

  • Menjelaskan konsep data.
  • Menjelaskan data relasional dan SQL.
  • Menjelaskan data non-relasional.
  • Menjelaskan analitik.
  • Menjelaskan visualisasi dan tata kelola.

Sebelum mulai

  • Konsep cloud dasar membantu.
  • Tidak perlu pengalaman coding.
  • Tidak perlu sertifikasi data sebelumnya.

Pelajaran 1 Konsep Data Inti

Ujian Azure DP-900 memperkenalkan konsep data, data relasional dan non-relasional, analitik, visualisasi, dan tata kelola. Data bisa terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur. OLTP memproses transaksi dan OLAP mendukung analisis historis. Data lake menyimpan data mentah dan warehouse memusatkan data untuk laporan. Batch memproses blok dan streaming bereaksi terhadap peristiwa. Konsep ini membantu memilih layanan Azure. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: meringkas pesanan kemarin setiap malam adalah batch, sedangkan alert sensor langsung adalah streaming.

Pelajaran 2 Data Relasional

Database relasional mengatur data dalam tabel dengan baris dan kolom. Primary key mengidentifikasi baris dan foreign key membuat hubungan. SQL dipakai untuk query dengan SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE. Properti ACID membuat transaksi andal. Azure menawarkan SQL Database, Managed Instance, SQL Server di VM, serta MySQL dan PostgreSQL. Pilih sesuai kompatibilitas dan biaya. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tabel Customers memakai CustomerID sebagai primary key dan tabel Orders memakainya sebagai foreign key.

Pelajaran 3 Data Non-relasional

Data non-relasional memakai model NoSQL. Dokumen menyimpan JSON, key-value memetakan kunci, graph memodelkan hubungan, dan kolom mengelompokkan data. Cosmos DB adalah database NoSQL multi-model. Table Storage key-value, Blob Storage objek, Files berbagi file, dan Queue Storage pesan. Pilih NoSQL untuk skema fleksibel atau skala global. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: katalog produk dengan field berubah cocok untuk document store seperti Azure Cosmos DB.

Pelajaran 4 Workload Analitik

Analitik mengubah data menjadi wawasan. ETL mengekstrak, mentransformasi, lalu memuat; ELT memuat dulu lalu mentransformasi. Data Factory mengorkestrasi pipeline. Synapse menggabungkan warehouse dan Spark. Databricks menawarkan Spark terkelola. Stream Analytics menganalisis streaming dan Event Hubs menerima jutaan peristiwa. Data Lake Storage mendukung big data. Gunakan batch untuk transformasi terjadwal dan streaming untuk wawasan real-time. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: perusahaan menyalin data penjualan ke Synapse dengan Data Factory dan memantau pesanan langsung dengan Stream Analytics.

Pelajaran 5 Visualisasi dan Tata Kelola

Power BI mengubah data menjadi laporan dan dasbor. Desktop membuat laporan dan Service membagikannya. Measure memakai DAX dan dashboard menampilkan visual. Purview mengkatalog data, lineage menunjukkan transformasi, masking menyembunyikan nilai, enkripsi melindungi data, RBAC mengontrol akses dan Entra ID mengautentikasi. Residensi memenuhi syarat regional. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tim keuangan memublikasikan laporan Power BI, memakai row-level security per wilayah, dan melacak lineage di Purview.