Kursus Wawancara Backend
Kursus wawancara backend terstruktur mencakup API, HTTP, database, caching, antrian, keamanan, penskalaan, dan desain sistem dengan soal latihan.
Kemajuan kursus
0 / 5
Kembali ke kursus
Yang akan Anda pelajari
- Memahami format wawancara.
- Mendesain REST API dan menjelaskan HTTP.
- Memilih database dan transaksi.
- Menggunakan caching, antrian, dan keamanan.
- Menskalakan layanan dan menjelaskan tradeoff.
Sebelum mulai
- Pengetahuan pemrograman dan HTTP membantu.
- Disarankan memahami database dan API.
- Membangun layanan kecil membantu latihan.
Pelajaran 1 Memahami Wawancara Backend
Wawancara backend mencakup API, HTTP, database, caching, antrian, keamanan, penskalaan, dan desain sistem. Kandidat menjelaskan konsep dan tradeoff. Mulai dari HTTP dan REST, lalu database, caching dan antrian, keamanan, akhirnya penskalaan. Jelaskan status HTTP, idempotensi, indeks, ACID, autentikasi, load balancing. Kursus ini menyusun lima pelajaran dengan 60 soal asli.
Contoh
Contoh: jelaskan idempotensi dan status code saat merancang API pembayaran.Pelajaran 2 API dan HTTP
API REST memakai resource, metode HTTP, dan komunikasi stateless. GET membaca, POST membuat, PUT memperbarui, DELETE menghapus. Kode status memberi hasil: 200, 201, 400, 401, 404, 429, 500. Operasi idempoten aman diulang. Versioning mencegah kerusakan klien dan rate limiting melindungi layanan. Latih mendesain REST API.
Contoh
Contoh: POST /payments membuat pembayaran dan mengembalikan 201 dengan lokasi resource.Pelajaran 3 Database dan Penyimpanan Data
Soal database mencakup relasional, NoSQL, transaksi, indeks, penskalaan. Tabel memakai primary key dan foreign key. Normalisasi mengurangi redundansi. ACID menjamin atomicity, consistency, isolation, durability. Indeks mempercepat baca. Sharding membagi data dan replikasi menyalin data. Latih memilih storage dan menjelaskan tradeoff.
Contoh
Contoh: tambahkan indeks pada user_id untuk mempercepat pencarian tabel pesanan.Pelajaran 4 Caching, Antrian, dan Keamanan
Caching menyimpan data sering dekat pemanggil. Pola: cache-aside, read-through, write-through. Antrian memungkinkan komunikasi asinkron dan pub/sub memisahkan layanan. Keamanan mencakup autentikasi, otorisasi, hash, JWT, TLS, CSRF. Kata sandi harus di-hash dengan salt. Jelaskan kapan caching dan cara mengamankan API.
Contoh
Contoh: gunakan cache-aside untuk profil dan invalidasi kunci saat berubah.Pelajaran 5 Penskalaan, Desain Sistem, dan Strategi
Soal desain meminta menskalakan layanan dan menjelaskan arsitektur. Scaling horizontal menambah server, vertikal menambah sumber. Load balancer, reverse proxy, API gateway mengatur lalu lintas. Layanan stateless mudah diskalakan. Microservice vs monolith, availability, latency, throughput penting. Circuit breaker dan graceful degradation meningkatkan ketahanan. Jawab terstruktur: kebutuhan, komponen, alur, tradeoff.