Kursus Cisco CCNA 200-301

Kursus Cisco CCNA 200-301 terstruktur yang mencakup dasar jaringan, konektivitas dan layanan IP, keamanan, otomatisasi, serta pemecahan masalah dengan soal latihan terkait.

Tingkat: Cisco CCNA 200-301 Kesulitan: intermediate 5 pelajaran 60 mnt
Kemajuan kursus 0 / 5
Kembali ke kursus

Yang akan Anda pelajari

  • Memahami struktur ujian CCNA.
  • Menguasai IPv4/IPv6, Ethernet, switching, dan VLAN.
  • Mengonfigurasi routing, DHCP, DNS, NAT, dan layanan.
  • Menerapkan ACL, port security, VPN, dan otomatisasi.
  • Memecahkan masalah konektivitas.

Sebelum mulai

  • Tidak perlu sertifikasi sebelumnya.
  • Pengetahuan komputer dan internet dasar membantu.
  • Packet Tracer atau peralatan lab membantu.

Pelajaran 1 Memahami Ujian CCNA 200-301

Cisco Certified Network Associate dengan kode 200-301 adalah sertifikasi jaringan dasar. Ujian mencakup dasar jaringan, konektivitas IP, layanan IP, keamanan, otomatisasi, dan pemecahan masalah. Soal berupa pilihan ganda, drag and drop, dan simulasi. Anda perlu memahami model OSI dan TCP/IP, IPv4 dan IPv6, switching Ethernet, VLAN, routing, DHCP, DNS, NAT, dan keamanan dasar. Ujian juga memperkenalkan SDN, REST API, JSON, dan otomatisasi. Rencana belajar yang baik mulai dari pengalamatan dan switching, lalu routing dan layanan, kemudian keamanan dan otomatisasi, dan akhirnya pemecahan masalah. Latihan dengan Packet Tracer sangat membantu. Kursus ini membagi topik menjadi lima pelajaran dan terhubung dengan bank soal.

Contoh

Contoh: memahami subnetting IPv4, VLAN, dan perintah show ip route adalah pengetahuan inti CCNA.

Pelajaran 2 Dasar Jaringan

Dasar jaringan menjadi fondasi CCNA. Model OSI memiliki tujuh lapisan. IP bekerja di lapisan jaringan dan TCP/UDP di lapisan transport. IPv4 menggunakan 32 bit dan IPv6 menggunakan 128 bit. Alamat MAC adalah 48 bit. Ethernet menggunakan frame dan alamat MAC. Switch meneruskan frame dan memecah domain tabrakan. VLAN membuat domain broadcast terpisah dan port trunk membawa banyak VLAN. Router meneruskan paket antar jaringan. Anda perlu memahami kabel straight-through, crossover, rollover, dan fiber. Duplex harus cocok untuk menghindari kesalahan.

Contoh

Contoh: konfigurasi dua VLAN dan gunakan trunk untuk membawanya ke switch lain.

Pelajaran 3 Konektivitas dan Layanan IP

Konektivitas IP berkaitan dengan cara router meneruskan paket. Tabel routing menyimpan rute dengan next hop. Rute statis dikonfigurasi manual dan OSPF belajar rute otomatis. OSPF adalah protokol link-state. Rute default digunakan saat tidak ada kecocokan. Inter-VLAN routing memungkinkan komunikasi antar VLAN. DHCP memberikan IP, DNS menerjemahkan nama, dan NAT menerjemahkan alamat. PAT berbagi satu IP dengan port. NTP menyinkronkan jam, QoS memprioritaskan lalu lintas, dan Syslog/SNMP memantau perangkat.

Contoh

Contoh: konfigurasi rute default, pool DHCP, dan NAT di router cabang.

Pelajaran 4 Keamanan dan Otomatisasi

Keamanan melindungi jaringan. ACL memfilter lalu lintas berdasarkan sumber, tujuan, protokol, atau port. Port security membatasi alamat MAC dan DHCP snooping memblokir server palsu. VPN mengenkripsi lalu lintas. VLAN hopping adalah serangan. AAA memberikan autentikasi, otorisasi, dan akuntansi. Otomatisasi memudahkan pengelolaan. SDN memisahkan control dan data plane, REST API menggunakan HTTP, JSON adalah format data, dan Ansible menggunakan playbook. API northbound menghubungkan controller ke aplikasi.

Contoh

Contoh: terapkan ACL extended untuk memblokir Telnet dan gunakan Ansible untuk konfigurasi switch.

Pelajaran 5 Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah adalah keterampilan penting CCNA. ping menguji konektivitas dan traceroute menunjukkan jalur. show interfaces menampilkan status dan kesalahan. show ip route menampilkan tabel routing. Masalah umum termasuk duplex mismatch, VLAN salah, gateway salah, dan ACL memblokir. Periksa setiap lapisan dari kabel hingga aplikasi dan dokumentasikan perubahan.

Contoh

Contoh: gunakan ping, show interfaces, dan show ip route untuk menemukan masalah link.