Kursus CompTIA A+ Core 1
Kursus CompTIA A+ Core 1 terstruktur yang mencakup format ujian, perangkat keras dan penyimpanan, jaringan, perangkat seluler, virtualisasi dan cloud, serta pemecahan masalah dengan soal latihan terkait.
Kemajuan kursus
0 / 5
Kembali ke kursus
Yang akan Anda pelajari
- Memahami struktur ujian Core 1.
- Mempelajari hardware, RAM, penyimpanan, dan printer.
- Menguasai kabel, port, IP, dan Wi-Fi.
- Mengetahui perangkat seluler, virtualisasi, dan model cloud.
- Menerapkan metodologi pemecahan masalah.
Sebelum mulai
- Tidak perlu sertifikasi sebelumnya.
- Pengalaman komputer dasar membantu.
- Latihan soal bersama lab praktik sangat berguna.
Pelajaran 1 Memahami Ujian A+ Core 1
CompTIA A+ Core 1 dengan kode ujian 220-1101 adalah ujian pertama dari dua ujian untuk sertifikasi A+. Ujian ini mencakup perangkat keras PC, jaringan, perangkat seluler, virtualisasi, cloud computing, dan pemecahan masalah perangkat keras serta jaringan. Ujian berisi soal pilihan ganda dan soal berbasis kinerja yang meminta Anda menyelesaikan tugas atau skenario. Core 1 fokus pada teknologi, sedangkan Core 2 membahas sistem operasi, keamanan, dan prosedur. Anda perlu memahami port, kabel, memori, penyimpanan, printer, standar Wi-Fi, dan langkah pemecahan masalah. Anda juga perlu memahami model cloud seperti IaaS, PaaS, dan SaaS. Kursus ini menyusun materi berdasarkan domain dan terhubung dengan bank soal latihan.
Contoh
Contoh: mengetahui HTTPS menggunakan port 443 dan Ethernet menggunakan konektor RJ45 adalah pengetahuan inti Core 1.Pelajaran 2 Perangkat Keras dan Penyimpanan PC
Core 1 membutuhkan pemahaman praktis tentang perangkat keras PC. CPU menjalankan instruksi, RAM menyimpan sementara program, dan motherboard menghubungkan komponen. Power supply mengubah AC menjadi DC. SSD menggunakan flash memory tanpa bagian bergerak, sedangkan HDD menggunakan piringan berputar. Sistem modern sering memakai SSD M.2. RAM desktop menggunakan DIMM dan laptop menggunakan SODIMM. Anda juga perlu memahami RAID: RAID 0 untuk kecepatan, RAID 1 untuk mirroring, dan RAID 5 menggunakan parity. Printer laser menggunakan toner, sedangkan inkjet menggunakan tinta cair. Memahami fungsi dan tanda kerusakan membantu menjawab soal praktis.
Contoh
Contoh: jika desktop tidak menampilkan video, pasang ulang RAM dan periksa kabel video sebelum mengganti komponen.Pelajaran 3 Dasar Jaringan
Soal jaringan di Core 1 mencakup kabel, konektor, port, alamat IP, dan Wi-Fi. Ethernet menggunakan konektor RJ45 dan mendukung panjang sekitar 100 meter. Port umum termasuk HTTP 80, HTTPS 443, DNS 53, dan SSH 22. Alamat IP mengidentifikasi perangkat, dan subnet mask membagi jaringan. DHCP memberikan pengaturan IP otomatis, sedangkan DNS menerjemahkan nama domain menjadi IP. Router menghubungkan jaringan berbeda, dan switch meneruskan frame dalam LAN yang sama. 802.11ac umumnya menggunakan 5 GHz. Keamanan nirkabel harus menggunakan WPA2 atau WPA3. SSID adalah nama jaringan, dan gateway default adalah router keluar. Ping menggunakan ICMP untuk menguji konektivitas.
Contoh
Contoh: saat perangkat tidak bisa ke internet, periksa gateway default, DNS, dan kabel atau Wi-Fi.Pelajaran 4 Perangkat Seluler, Virtualisasi dan Cloud
Core 1 juga membahas perangkat seluler, virtualisasi, dan cloud. Perangkat seluler umumnya menggunakan baterai lithium-ion dan konektor USB-C. Sinkronisasi menjaga kontak, kalender, dan file tetap konsisten. Docking station menambah port untuk laptop, dan hotspot seluler berbagi koneksi seluler. Virtualisasi memungkinkan satu host fisik menjalankan banyak virtual machine melalui hypervisor. IaaS menyediakan server virtual dan penyimpanan, PaaS menyediakan platform, dan SaaS menyediakan aplikasi. VDI menghadirkan desktop dari server pusat. Anda perlu memahami perbedaan model layanan ini.
Contoh
Contoh: IaaS menyediakan virtual machine dan penyimpanan; SaaS menyediakan aplikasi seperti email melalui internet.Pelajaran 5 Pemecahan Masalah Hardware dan Jaringan
Pemecahan masalah adalah bagian penting dari Core 1. Prosesnya dimulai dengan mengidentifikasi masalah, lalu membuat teori penyebab, menguji teori, menerapkan solusi, memverifikasi, dan mendokumentasikan. Bunyi beep tanpa video bisa berarti RAM tidak terpasang benar atau kabel video bermasalah. Hard drive yang berbunyi klik biasanya rusak dan data harus dicadangkan. Kertas macet dibersihkan sesuai manual. Tanpa lampu link, periksa kabel atau port. Wi-Fi bisa gagal karena radio mati atau kata sandi salah. Komputer lambat membaik dengan RAM atau SSD. Gunakan gelang anti-statis untuk melindungi komponen.