Dasar CompTIA Project+

Kursus Project+ terstruktur tentang dasar, siklus hidup, ruang lingkup, sumber daya, komunikasi, dan Agile, dengan soal.

Tingkat: CompTIA Project+ (PK0-005) Kesulitan: beginner 5 pelajaran 60 mnt
Kemajuan kursus 0 / 5
Kembali ke kursus

Yang akan Anda pelajari

  • Menjelaskan dasar.
  • Menjelaskan ruang lingkup dan jadwal.
  • Menjelaskan sumber daya dan risiko.
  • Menjelaskan komunikasi.
  • Menjelaskan Agile dan hibrid.

Sebelum mulai

  • Mengenal bisnis dasar membantu.
  • Tidak perlu pengalaman manajemen proyek.
  • Tidak perlu sertifikasi CompTIA sebelumnya.

Pelajaran 1 Dasar Proyek dan Siklus Hidup

Project+ memvalidasi manajemen praktis. Proyek bersifat sementara, program mengelompokkan proyek, portofolio menyelaraskan strategi. Piagam mengotorisasi dan business case memberi alasan. Fase meliputi inisiasi, perencanaan, eksekusi, monitoring, penutupan. Gate dan milestone meninjau kemajuan dan WBS memecah deliverable. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: organisasi menyetujui piagam proyek, membentuk program untuk mengoordinasikan, dan memakai phase gate untuk meninjau setiap tahap.

Pelajaran 2 Ruang Lingkup, Jadwal, dan Biaya

Ruang lingkup mendefinisikan pekerjaan, requirement menggambarkan kemampuan, jadwal memakai Gantt dan critical path. Estimasi dan budget merencanakan biaya. Baseline mengukur dan change control meninjau perubahan. WBS mengatur deliverable dan scope creep harus dihindari. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: project manager membuat WBS, menghitung critical path, dan memakai change control saat sponsor meminta fitur tambahan.

Pelajaran 3 Sumber Daya, Kualitas, dan Risiko

Sumber daya meliputi orang dan peralatan. Kualitas mengukur requirement dan defect diperbaiki. Risiko masa depan dan issue saat ini. RAID log melacak risiko, asumsi, isu, dependensi. Respons meliputi mitigasi, hindari, transfer, terima. Tinjau kualitas dan perbarui register. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tim mencatat risiko pengiriman di RAID log, memitigasinya dengan vendor cadangan, dan menaikkan isu staf saat ini.

Pelajaran 4 Komunikasi dan Pemangku Kepentingan

Communication plan mendefinisikan siapa menerima apa. Status report memperbarui dan agenda memfokus. Stakeholder analysis menilai pengaruh dan eskalasi menyelesaikan. Lessons learned dan retrospektif meningkatkan. Komunikasi jelas mengurangi kesalahpahaman dan mendeteksi risiko. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: laporan status mingguan berbagi progres, eskalasi menyelesaikan persetujuan terhambat, dan retrospektif memperbaiki sprint berikutnya.

Pelajaran 5 Pendekatan Agile dan Hibrid

Agile mengirim dalam inkremen. Sprint adalah iterasi dan backlog diprioritaskan. Product Owner memprioritaskan dan Scrum Master memfasilitasi. Standup, burndown, dan Kanban menjaga visibilitas. Hibrid menggabungkan prediktif dan adaptif. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.

Contoh

Contoh: tim memakai sprint dua minggu, backlog berprioritas, standup harian, dan papan Kanban untuk mengirim aplikasi seluler secara bertahap.