Kursus Salesforce Platform App Builder
Kursus Salesforce Platform App Builder terstruktur tentang model data, UI aplikasi, keamanan, otomatisasi, deployment, dan mobile, dengan soal.
Kemajuan kursus
0 / 5
Kembali ke kursus
Yang akan Anda pelajari
- Menjelaskan model data.
- Membangun UI dan navigasi.
- Mengonfigurasi keamanan.
- Menerapkan otomatisasi.
- Deploy dan optimalkan mobile.
Sebelum mulai
- Pengalaman navigasi Salesforce dasar membantu.
- Pengetahuan Administrator berguna tetapi tidak wajib.
- Organisasi Developer Edition gratis membantu.
Pelajaran 1 Model Data dan Bidang
Ujian App Builder memvalidasi aplikasi Lightning. Objek kustom menyimpan data, bidang menyimpan atribut, picklist membatasi nilai, dan relasi menghubungkan record. Master-detail mendukung roll-up dan cascade; lookup lebih fleksibel. Schema Builder mengelola model secara visual. Record type mengontrol bidang dan nilai, compact layout menampilkan bidang utama. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.
Contoh
Contoh: objek kustom Project memakai picklist status, master-detail ke Task, dan roll-up summary untuk menghitung tugas selesai.Pelajaran 2 UI Aplikasi dan Navigasi
Lightning App Builder membuat halaman Home, Record, App, dan Utility. Lightning app menggabungkan tab dan navigasi. Komponen dapat digunakan ulang, tab adalah entri, quick action menjalankan tugas, utility bar memberi alat tetap. Layout responsif menyesuaikan ukuran layar. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.
Contoh
Contoh: aplikasi dukungan memakai Home, tab Cases, quick action membuat case, dan utility bar dengan catatan.Pelajaran 3 Keamanan dan Akses
Profil menentukan izin dasar, permission set menambah akses, field-level security mengontrol bidang. Object permission mengontrol record dan org-wide default menetapkan akses dasar. Sharing rule dan role memperluas akses. Konfigurasikan aplikasi dengan hak minimum. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.
Contoh
Contoh: profil manajer lapangan dapat melihat record proyek, permission set memberi akses edit ke manajer proyek terpilih.Pelajaran 4 Otomatisasi dan Logika
Automasi deklaratif menambah logika tanpa kode. Validation rule memblokir simpanan salah, formula field menghitung, Flow mengotomatisasi, screen flow memandu input. Approval process mengarahkan keputusan dan quick action meluncurkan tugas. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.
Contoh
Contoh: screen flow mengumpulkan detail pengeluaran, validation rule memblokir nilai negatif, quick action mengirim record ke persetujuan.Pelajaran 5 Deployment dan Mobile
Change set memindahkan metadata, sandbox menguji, managed package berversi, AppExchange mendistribusikan. Aplikasi mobile memakai quick action, compact layout, navigasi, offline, dan notifikasi. Uji, deploy, lalu tinjau halaman mobile. Berlatihlah dengan contoh, tinjau setiap kesalahan, dan ulangi topik terlemah setiap minggu agar berkembang.