Kursus Dasar TOEFL iBT
Kursus gratis untuk persiapan TOEFL iBT: pelajari format tes, strategi membaca, kosakata akademik, keterampilan terpadu, dan latihan soal yang terhubung untuk membangun kepercayaan diri sebelum ujian.
Yang akan Anda pelajari
- Memahami format TOEFL iBT, sistem penilaian, dan cara menyusun rencana belajar mingguan.
- Menerapkan strategi membaca akademik untuk soal ide utama, detail, inferensi, dan ringkasan.
- Memperluas kosakata akademik dengan petunjuk konteks dan analisis bentuk kata.
- Mengenali parafrase, kohesi, dan struktur teks agar jawaban lebih akurat.
- Menggunakan keterampilan terpadu dan teknik mencatat untuk tugas Speaking dan Writing.
Sebelum mulai
- Kemampuan dasar membaca bahasa Inggris, sekitar level menengah.
- Kosakata umum bahasa Inggris yang mencakup kata sehari-hari dan kata akademik dasar.
- Akses ke komputer dengan koneksi internet untuk mengerjakan latihan dan bank soal.
Pelajaran 1 Format, Skor, dan Rencana Belajar TOEFL iBT
TOEFL iBT adalah tes berbasis komputer yang mengukur kemampuanmu menggunakan bahasa Inggris di lingkungan akademik. Tes ini memiliki empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Setiap bagian menguji keterampilan yang berbeda, tetapi semuanya dirancang untuk mencerminkan tugas yang akan kamu temui di ruang kuliah.
Kamu mengerjakan seluruh tes di komputer, termasuk menjawab pertanyaan, merekam jawaban lisan, dan mengetik esai. Durasi total sekitar dua jam, dan setiap bagian memiliki batas waktu sendiri. Manajemen waktu sangat penting karena soal yang tidak dijawab tidak memberi nilai tambah, sedangkan jawaban yang salah tidak mengurangi skor.
Skor setiap bagian berkisar dari 0 sampai 30, sehingga total maksimum adalah 120. Skor bagian-bagian itu dijumlahkan menjadi satu skor keseluruhan. Laporan skor resmi penting karena banyak universitas menggunakannya untuk menilai kesiapan akademikmu, jadi pastikan kamu memahami cara skor dihitung sebelum berlatih.
Untuk menyusun rencana belajar, mulailah dengan diagnostik singkat: kerjakan satu latihan dari setiap bagian dan catat bagian mana yang terasa paling sulit. Jika skor Reading-mu jauh lebih rendah, alokasikan lebih banyak waktu untuk membaca teks akademik dan memperluas kosakata.
Rencana mingguan yang baik menggabungkan latihan harian dan simulasi. Misalnya, ulas 10 kata akademik setiap pagi, baca satu teks pendek pada siang hari, dan kerjakan satu bagian penuh pada akhir pekan. Konsistensi lebih penting daripada durasi.
Terakhir, tambahkan latihan bagian penuh dengan timer agar pikiranmu terbiasa dengan tekanan waktu. Setelah setiap latihan, periksa kembali jawabanmu dan catat pola kesalahan. Dengan begitu, kamu bisa terus menyesuaikan rencana belajarmu sampai tes sungguhan.
Tips latihan Format, Skor, dan Rencana Belajar TOEFL iBT: Ulangi pelajaran ini dalam sesi singkat setiap hari. Setelah setiap latihan, sebutkan aturan atau langkah yang kamu gunakan; jika tidak bisa, pelajari topik itu sebelum lanjut. Konsistensi mengingat lebih baik daripada sesi panjang.
Contoh
Seorang peserta memperoleh skor 18 di bagian Reading dan 24 di bagian Listening. Karena kesenjangan itu cukup besar, rencana belajarnya memprioritaskan ulasan kosakata akademik setiap hari dan tiga teks Reading dengan batas waktu setiap minggu.
Setelah dua minggu, peserta itu menambah satu latihan bagian Listening penuh, tetapi tetap menjaga fokus pada pemahaman bacaan sampai skor latihannya konsisten di atas 22.
Baca ulang pertanyaan sebelum selesai dan pastikan makna jawabanmu benar.
Pelajaran 2 Strategi Utama Reading TOEFL
Bagian Reading TOEFL menyajikan teks akademik dari berbagai bidang seperti sejarah, biologi, dan ilmu sosial. Tipe soal yang umum meliputi ide utama, detail, inferensi, kosakata, penyisipan kalimat, dan ringkasan. Mengenali tipe soal sejak awal membantu kamu memilih strategi yang tepat.
Sebelum menjawab soal detail, biasakan membaca cepat kalimat pertama dan terakhir setiap paragraf. Kalimat pertama biasanya memperkenalkan ide pokok, sedangkan kalimat terakhir sering merangkum atau menghubungkan paragraf berikutnya. Langkah kecil ini menghemat waktu dan memberi peta mental teks.
Saat membaca lebih dalam, tanyakan pada dirimu: apa ide utama paragraf ini, bukti apa yang mendukungnya, dan apa tujuan penulis menulisnya? Bukti pendukung bisa berupa contoh, angka, perbandingan, atau penjelasan tambahan yang memperkuat klaim utama.
Soal inferensi menuntutmu menemukan apa yang secara logis didukung oleh teks. Jangan memilih jawaban hanya karena terdengar benar atau sesuai pengetahuan umummu. Jika sebuah pilihan menambahkan fakta yang tidak tersirat dalam bacaan, pilihan itu kemungkinan salah.
Waktu yang realistis adalah sekitar 18 menit per teks. Jika sebuah soal membuatmu ragu lebih dari satu menit, tandai pilihan terbaikmu dan lanjutkan. Soal yang belum dijawab tidak bernilai, sedangkan jawaban terbaik tetap memberi peluang mendapat poin.
Setelah selesai, gunakan sisa waktu untuk memeriksa jawaban yang kamu ragukan, bukan membaca ulang seluruh teks. Catat tipe soal yang paling sering kamu salah sehingga latihan berikutnya bisa lebih terarah.
Tips latihan Strategi Utama Reading TOEFL: Ulangi pelajaran ini dalam sesi singkat setiap hari. Setelah setiap latihan, sebutkan aturan atau langkah yang kamu gunakan; jika tidak bisa, pelajari topik itu sebelum lanjut. Konsistensi mengingat lebih baik daripada sesi panjang.
Contoh
Jika sebuah teks memperkenalkan suatu teori, lalu memberikan dua eksperimen pendukung, dan akhirnya mencatat keterbatasan teori itu, kalimat ringkasan terbaik harus memuat teori, bukti, dan keterbatasannya tanpa menambahkan fakta baru.
Pilihan yang hanya menyebut eksperimen pertama atau menambahkan kesimpulan dari sumber luar bukanlah ringkasan yang tepat untuk paragraf tersebut.
Baca ulang pertanyaan sebelum selesai dan pastikan makna jawabanmu benar.
Pelajaran 3 Kosakata Akademik dalam Konteks
Kosakata akademik adalah salah satu kunci sukses TOEFL karena kata-kata ini muncul berulang kali di bagian Reading dan Listening. Kata seperti significant, derive, atau hypothesis sering digunakan dalam kuliah dan teks ilmiah. Semakin luas kosakata akademikmu, semakin cepat kamu memahami ide utama.
Kamu tidak harus menghafal setiap kata dari kamus. Gunakan petunjuk konteks: definisi langsung, contoh, perbandingan, pertentangan, dan kata penanda sebab-akibat. Misalnya, frasa in other words sering mendahului definisi ulang, sedangkan however menandakan perbedaan.
Kenali juga bentuk kata dan bagian-bagiannya. Awalan seperti un- atau pre-, akar kata seperti struct, dan akhiran seperti -tion atau -ous dapat membantumu menebak makna. Mengurai kata menjadi bagian-bagiannya adalah keterampilan yang bisa dilatih setiap hari.
Hati-hati dengan sinonim yang tampak persis. Dua kata bisa terlihat mirip, tetapi digunakan dalam konteks berbeda. Selalu periksa bagaimana kata itu dipakai dalam kalimat sebelum memilih jawaban pada soal kosakata TOEFL.
Rutinitas harian yang efektif sederhana: pelajari kata baru dalam kalimat lengkap, tulis ulang kalimat itu dengan kata-katamu sendiri, lalu uji dirimu dengan bank soal latihan yang terhubung dengan kursus ini. Belajar dalam kalimat membantu kamu mengingat makna sekaligus cara penggunaan.
Tinjau kembali kata yang sudah dipelajari setelah satu hari, tiga hari, dan satu minggu. Pengulangan berjarak membuat kosakata bertahan lebih lama daripada belajar sekaligus dalam jumlah banyak.
Tips latihan Kosakata Akademik dalam Konteks: Ulangi pelajaran ini dalam sesi singkat setiap hari. Setelah setiap latihan, sebutkan aturan atau langkah yang kamu gunakan; jika tidak bisa, pelajari topik itu sebelum lanjut. Konsistensi mengingat lebih baik daripada sesi panjang.
Contoh
Ketika sebuah teks mengatakan bahwa sebuah studi unprecedented karena penelitian sebelumnya belum pernah menguji efek tersebut, kata itu menandakan bahwa studi tersebut tidak memiliki padanan sebelumnya.
Baca ulang pertanyaan sebelum selesai dan pastikan makna jawabanmu benar.
Pelajaran 4 Parafrase, Kohesi, dan Struktur Teks
Soal TOEFL jarang mengulang kalimat yang persis sama dengan teks. Sebaliknya, pertanyaan dan pilihan jawaban sering menggunakan parafrase. Kemampuan memparafrase membantumu mengenali ide yang sama meskipun kata-katanya berbeda.
Perhatikan sinonim, kata ganti, dan gagasan yang diulang. Jika sebuah paragraf menyebut the city lalu menggunakan it, kata ganti itu merujuk pada kota tersebut. Menelusuri rujukan kata ganti mencegah kesalahan interpretasi.
Kata transisi menunjukkan hubungan antar kalimat dan paragraf. Kata sebab seperti therefore, pertentangan seperti although, urutan seperti first, dan penambahan seperti furthermore membantu kamu mengikuti alur argumen penulis.
Saat membuat ringkasan, kelompokkan ide-ide kecil menjadi kategori yang lebih luas. Judul yang baik tidak mengulang detail, melainkan menangkap fungsi paragraf. Ringkasan yang kuat hanya memuat ide yang benar-benar ada dalam teks.
Untuk soal eliminasi, buang pilihan yang terlalu ekstrem, terlalu sempit, atau tidak didukung teks. Kata seperti always, never, atau only sering membuat pernyataan menjadi terlalu mutlak.
Latih keterampilan ini dengan membaca satu paragraf, menulis ulang intinya dengan kata-katamu sendiri, lalu membandingkannya dengan teks asli. Semakin sering kamu melakukannya, semakin cepat kamu mengenali parafrase dalam soal.
Tips latihan Parafrase, Kohesi, dan Struktur Teks: Ulangi pelajaran ini dalam sesi singkat setiap hari. Setelah setiap latihan, sebutkan aturan atau langkah yang kamu gunakan; jika tidak bisa, pelajari topik itu sebelum lanjut. Konsistensi mengingat lebih baik daripada sesi panjang.
Contoh
Jika paragraf A menjelaskan sebuah masalah dan paragraf B memaparkan tiga solusi yang dicoba para peneliti, judul yang paling tepat untuk paragraf B adalah tentang pendekatan yang dicoba, bukan tentang masalah itu sendiri.
Pilihan yang hanya menyebut salah satu solusi terlalu sempit, sedangkan pilihan yang membahas masalah tidak mencerminkan isi utama paragraf B.
Baca ulang pertanyaan sebelum selesai dan pastikan makna jawabanmu benar.
Pelajaran 5 Keterampilan Terpadu, Mencatat, dan Strategi Hari Ujian
Berbeda dengan bagian yang hanya menguji satu keterampilan, tugas terpadu di Speaking dan Writing menggabungkan membaca, mendengarkan, serta menulis atau berbicara. Kamu mungkin membaca teks singkat, mendengar kuliah, lalu merangkum hubungan keduanya. Latihan terpadu penting untuk menghadapi tugas semacam ini.
Catatan terstruktur membuat informasi tetap rapi. Bagilah catatanmu menjadi empat bagian: poin utama, contoh, kontras, dan sikap pembicara. Gunakan singkatan dan kata kunci agar kamu tidak ketinggalan saat pembicara berbicara cepat.
Template jawaban sederhana membantu menjaga struktur. Untuk merangkum, mulailah dengan the lecture explains that. Untuk membandingkan, gunakan unlike the reading, the lecture. Untuk opini, nyatakan pendapatmu lalu berikan dua alasan yang jelas.
Keterampilan membaca dan kosakata yang kuat memberi manfaat langsung pada tugas terpadu. Jika kamu mengenal kata akademik dari bagian Reading, kamu akan lebih cepat memahami kuliah dan lebih akurat saat memparafrase. Semua keterampilan saling mendukung.
Pada hari tes, periksa peralatan seperti headset dan mikrofon sebelum bagian Speaking dimulai. Atur ritme kerjamu agar setiap bagian selesai tepat waktu, dan jangan biarkan satu soal yang sulit menyita terlalu banyak waktu.
Jawab setiap pertanyaan, meskipun kamu tidak yakin, karena jawaban kosong pasti tidak mendapat nilai. Setelah latihan, tinjau kembali jawaban yang salah dan tulis alasan kesalahanmu agar strategi hari ujian semakin kuat.
Tips latihan Keterampilan Terpadu, Mencatat, dan Strategi Hari Ujian: Ulangi pelajaran ini dalam sesi singkat setiap hari. Setelah setiap latihan, sebutkan aturan atau langkah yang kamu gunakan; jika tidak bisa, pelajari topik itu sebelum lanjut. Konsistensi mengingat lebih baik daripada sesi panjang.
Contoh
Selama kuliah tentang perencanaan kota, seorang peserta mencatat klaim utama, dua contoh, dan komentar skeptis profesor. Catatan itu kemudian digunakan untuk merangkum kuliah dalam respons Speaking terpadu.
Baca ulang pertanyaan sebelum selesai dan pastikan makna jawabanmu benar.